Rabu, 10 Desember 2008

coretaan dia

BeRhArAp

Ku sadari kelemahan diri ini
Yang selalu berharap kepeduliannya
berharap akan seberkas rasa dihatinya
Menjadikan ku yang istimewa

Padahal aku tahu
semua tidak akan pernah
terjadi
dalam ketulusan jiwa dan kejujuran hati
walau kebersamaan selalu menghampiri
semua hanyalah babak cerita tanpa arti

Sikapnya tiada realita
kata - katanya hanyalah canda
suratnya fiktif belaka
seolah - olah ini hanya sebuah sandiwara


MeNtaRiKu

Detik demi detik berlalu tanpa kusadari
hari berganti begitu cepat
telah terukir indah kisah kita
masih teringat olehku manisnya senyum
dan lembutnya tutur katamu
semua masih membekas dihatiku

tapi kini kau pergi dari sisiku
tinggalkan semua kenangan tentang kita
kini mentariku telah pergi
hidupku kelam dan sunyi
hidupku tak berarti lagi


mampukah ku terus jalani hidupku tanpamu?
kurela melepaskanmu menuju kehidupanmu
yang kekal dan abadi


TanPa jUdUl

Laksana embun yang membasahi bumi
berteriakkan mentari menyinari diri
nyanyian burung yang menghiasi cakrawala
setiap perjalanan hidup dengan sejuta tantangan

kuraih dengan mimpi yang tak pasti
senyuman diwajah hanya bisa menghiasi
debu jalanan menjadi saksi disetiap perjuanganku

dimana cinta??
cinta yang kucari selama ini
adakah yang mau menghampiri ku?
untuk menemani hidupku diwaktu yang sedikit ini..